Wednesday, 20 Oct 2021
Berita

Peringati Hakordia 2020, Kemenag Sampang Gelar Sosialisasi Anti Korupsi

kemengsampang.com-Memperingati Hari Anti Korupsi Se-dunia (Hakordia) tahun 2020, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang menggelar sosialiasi anti  korupsi.

Kegiatan yang digelar di Aula Kemenag Sampang, Kamis (10/12/20) siang, dihadiri oleh Kepala Kemenag Sampang H.Pardi, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Satuan Kerja, Kepala Kantor Urusan Agama se Kabupaten Sampang serta segenap jajaran staf di lingkungan kerja Kemenag Sampang.

Turut hadir sebagai pembicara pada kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sampang Maskur S.H M.H.

Saat membuka acara, Kepala Kemenag Sampang Pardi menyampaikan, korupsi sampai saat ini masih menjadi persoalan utama bangsa Indonesia sehingga perlu adanya itikad bersama untuk memerangi hal tersebut.

“Kita akan selalu melakukan perbaikan dan evaluasi untuk terus meningkatkan layanan yang bebas korupsi. Hal ini  sesuai dengan motto Kementerian Agama yakni Bersih Melayani “  tuturnya.

Untuk itulah, Lanjut Pardi, pihaknya memperingati Hari Anti Korupsi se-Dunia dengan melakukan sosialiasi sekaligus pembinaan anti korupsi kepada segenap jajaran yang ada di bawahnya.

Harapannya, agar bisa terhindar dari perbuatan-perbuatan yang memiliki unsur korupsi dalam membetikan pelayanan kepada masyarakat luas.

“ Pada kesempatan ini, kami memohon bimbingan dari bapak Kajari Sampang untuk membekali para pejabat di kemenag Sampang, agar mereka bisa berkomitmen bersama-sama dalam mencegah dan memerangi tindak pidana korupsi “  ujar Pardi.

Sementara itu, saat menyampaikan materi, Kajari Sampang Maskur sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Kemenag Sampang sebagai ikhtiar dalam rangka mencegah dan melawan korupsi.

Pihaknya menegaskan bahwa tidak segan-segan akan menindak pelaku korupsi jika hal itu terjadi di Kabupaten Sampang.

“Banyak modus korupsi yang biasa dilakukan diantara lainnya penyuapan, penggelapan, gratifikasi, pengurangan spek pada proyek-proyek pembangunan dan banyak lainnya,” ungkap Maskur.

Dari kesemua macam korupsi, pihaknya berpesan agar jangan sampai menyentuh salah satunya karena akan berakibat buruk untuk segala sektor.

“Banyak diantara kita yang sering melakukan gratifikasi, karena memberikan hal itu dianggap lumrah namun juga banyak kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dengan modus gratifikasi, kita harap di Sampang tak ada kasus seperti itu,” tandasnya. (Red)

 

Post Comment