Siswa MAN 1 Sampang Berprestasi dalam Olimpiade Bidang Studi Tingkat Nasional
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pendidikan - Dibaca: 3749 kali
Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sampang Hamiduddin berhasil menyabet Juara 3 Olimpiade Bidang Studi Matematika Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Primagama. Bertempat di Kampus I Universitas Mercu Buana Yogyakarta Jl. Raya Wates Km. 10 Argomulyo Bantul, Minggu (13/03).
Grand final Olimpiade Bidang Studi Tingkat Nasional yang dikemas dengan nama PRIMAGAMA MENCARI JUARA 2016 ini berlangsung meriah karena dihadiri 490 siswa dari seluruh Indonesia. Hamiduddin berhak mewakili Jawa Timur dalam Olimpiade itu, setelah lolos dari Babak Penyisihan mulai dari tingkat Kapbupaten hingga seleksi di tingkat provinsi.
Babak penyisihan Primagama Mencari Juara ini berlangsung sejak Bulan November 2015 di beberapa cabang Primagama yang tersebar di pelbagai daerah dan diikuti oleh tidak kurang dari 27.000 siswa di seluruh Indonesia. Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/03). Kepala MAN 1 Sampang Ali Wafa mengemukakan siswanya itu merupakan anak yang kalem, sabar, ulet dan gigih serta sangat disiplin. Bahkan putra dari Bapak K.H Mohammad Waqi asal Desa Jungkrang Kecamatan jrengiik itu sudah menunjukkan prestasi dan bakatnya di bidang Matematikan sejak sekolah di Madrasah Tsanawiyah.
Dulu Hamid itu saat sekolah di MTS Al Falah Al Islami sudah pernah merebut medali perunggu di ajang Internasional yang tempat pelaksanaannya di Korea Selatan dan setelah masuk ke MAN bakatnya terus kami kembangkan, Insya Allah bulan Mei mendatang ia akan menjadi duta Matematika Tingkat Internasional di Malaysia ungkapnya.
Selain itu, Ia menambahkan, Prestasi siswanya ini sekaligus membuktikan bahwa kompetensi akademis siswa-siswi madrasah dalam bidang studi tidak diragukan lagi. Siswa madrasah kini bisa bersaing dengan sekolah-sekolah umum lainnya. Hal itu juga tidak bisa dilepaskan dari kerja keras dan doa para guru di MAN 1 Sampang. Sebab selama ini, pihaknya selalu mendorong siswanya agar mempunyai daya saing tinggi dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. Untuk itu kegiatan pembelajaran di kelas harus berbasis teknologi informasi serta dengan meningkatkan sarana dan prasarana untuk memudahkan siswa belajar secara efektif dan efisien.
Ternyata dalam kompetisi akademik ini, madrasah mampu bersaing bahkan lebih baik dibandingkan dengan sekolah umum. Kami berterima kasih terutama kepada segenap guru atas kerja keras dan doanya yang terus terus mensuport siswa-siswa agar berprestasi, Pungkas Ali Wafa.(jatim2.kemenag.go.id)
0 Komentar :
Isi Komentar :