Peringati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Ke-73, Kementerian Agama Kabupaten Sampang menggelar  pameran Seni Rupa yang  ditempatkan di Gedung Kesenian di jl. Wijaya Kusuma Kelurhan Gunung Sekar Kabupaten Sampang, Kamis (03/01).

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan siswa/siswi di lingkungan Kemenag Sampang memadati acara pembukaan  pameran seni rupa tersebut. Setelah sebelumnya berjalan kaki sejuah 1 kilometer dari lokasi pelaksaan upacara HAB Kemenag ke-73 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sampang.

Kepala Kementerian Agama Sampang, H. Juhedi saat membuka acara menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dengan kegiatan ini, “Menyingkap Tabir” sebagai tema kegiatan tersebut  dinilainya arti yang luas

” Dengan adanya pameran seni rupa ini,  menandakan kita bisa memaknai bagaimana kita selalu berfikir tentang sang Kholik,” ujarnya.

Kami berharap, Lanjut Juhedi,  yang dipamerkan disini merupakan karya sendiri dari siswa siswi serta guru di kementerian Agama di Kabupaten Sampang. Sehingga dari hasil lukisan itu bisa mengajak para penikmat seni lukis dan masyarakat   bisa menikmati hasil lukisan dari karya karya anak Bangsa.

” Pameran ini sebenarnya  untuk  mengajak para penikmat seni lukis dan masyarakat, untuk  bisa menikmati hasil lukisan dari karya karya anak Bangsa,” pungkas Juhedi, yang juga pelukis di Kabupaten Pamekasan ini.

Acara pembukaan ditandai dengan melukis di kanvas dan pemotongan pita yang dilakukan oleh Kepala Kemenag Sampang dengan didampingi jajaran pejabat Kemenag Sampang.

Dijumpai ditempat yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Pameran Seni Rupa, Chairil Alwan mengatakan bahwa Pameran seni rupa yang  digelar saat ini,  merupakan kegitan yang pertama kali yang diselengarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Sampang.

Menurutnya, kegiatan ini melibatkan dari siswa dan siswi Madrasah serta guru, yang ada dilingkungan Kemenag Sampang, yang akan berlangsung dari, tanggal 3 sampai 5 januri 2019.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan motivasi, karena Kementerian Agama tidak hanya identik dibidang religi saja, akan tetapi lebih dari itu. Karena seni itu sendiri bagian dari agama juga. Sementara untuk karya yang ada ini,  merupakan karya dari siswa dan guru di lingkungan Kemenag Sampang.

“Kami berharap, semoga madrasah kedepan semakin berkarya, Madrasah jangan dipandang sebelah mata,  karena madrasah juga punya seni dan punya nilai jual juga,” ujar Guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Sampang ini.

Penulis : Faisol Ramdhoni